If you wish to have a professional shared hosting [...]

more »

Punya Ambisi itu Penting

Posted on: June 11, 2003
Tags:

Tau nggak, saya ngetik blog ini di Microsoft Windows! Waktu saya sangat sempit, harus ngajar trus kuliah, trus selesaikan web application terutama my#cms dan myoutlook, belum lagi pekerjaan onlineku : learning management system dan database and collaboration tool.
Kepalaku mumet sehingga untuk menulis blog terpaksa di tempat lain… Saya pengen produktif, pengen jadi penulis, dan pengen yang lainnya…
Ambisiku banyak dan mungkin tidak semua dapat terlaksana. Burukkah bila memiliki ambisi? Apalagi ambisi yang terlalu besar? Jawabannya bisa ia bisa tidak.

Punya ambisi itu perlu bila positif. Dia adalah semangat yang menggerakkan kita untuk maju walaupun banyak kekurangan yang kita miliki. Ambisi positif dapat membuat kita berusaha menjadi “lebih” untuk medapatkan keinginan kita. Ambisi positif juga merangsang sel-sel otak kita untuk lebih peka dalam menghadapi segala masalah yang timbul dengan cepat dan tepat.

Dulu, saya pengen buat aplikasi seperti Yahoo! webmail dan sekarang saya bisa buat walaupun sangat sederhana. Aplikasi tersebut saya beri nama myoutlook, seperti namanya dia memiliki fungsi yang mirip Microsoft Outlook atau Evolution. Setelah itu, saya sangat ingin membuat content management system sendiri dan ternyata sekarang saya bisa. Lahirnya my#cms yang masih “digodok” supaya bisa dipakai user lain yang membutuhkan CMS yang ringan, cepat tapi aman (secure).

Banyak liku-liku untuk membuat aplikasi tersebut, sampe-sampe harus sering begadang untuk mempelajari mail server, pop server, perintah untuk mengakses mailbox (untuk membuat myoutlook) dan mendownload beberapa cms lalu dipelajari (untuk my#cms).

Dulu saya terkagum-kagum dengan PHP-Nuke, trus punya angan-angan bisa membuat seperti itu. Karena keterbatasan waktu dan energi akhirnya angan-angan itu hanya bisa kesampaian sekarang…

Apa makna dibalik itu semua? Seperti yang saya utarakan tadi, ambisi positif dapat memacu kita untuk belajar. Memacu diri kita untuk mendapatkan kenginan kita. Biasanya keinginan kita diasumsikan sebagai cita-cita, ambisi memerlukan kegigihan dan kegigihan memerlukan energi. Energi identik dengan stamina. Hanya orang memiliki stamina tinggi yang mampu mendapatkan keinginannya… Energi bisa diasumsikan sebagai skill. Biar badan kuat tapi skill nol, yach percuma juga.

No matter how strong you are, if you have no brain there’s no place for you…

Read also:
  • No related posts

Leave a Comment