Microsoft Membeli aQuantive
Setelah Google membeli DoubleClick, giliran Microsoft membeli aQuantive. Persaingan yang cukup ketat. Tidak tanggung-tanggung, Microsoft membeli dengan harga USD 6 milliar! Jumlah yang sangat fantastis.
Perkembangan online advertising semakin pesat. Perkembangan ini dipicu dari semakin banyaknya konsumsi internet di seluruh dunia. Beberapa media tradisional seperti media cetak dan elektronik mulai memiliki saingan baru: internet!
Coba bayangkan, iklan-iklan di media cetak atau elektronik bisa diukur atau tidak? Berapa jumlah yang membaca, berapa yang menonton TV Commercial (TVC), berapa yang merespon iklan tersebut, berapa yang impressive terhadap iklan tersebut dan berapa yang berinteraksi dengan iklan tersebut?
Dengan adanya iklan di internet, pengguna dapat berinteraksi dengan pemilik brand. Jumlah pengguna yang melihat iklan, mengunjungi situs yang dirujuk oleh iklan bahkan saat pengguna mendaftar atau membeli produk (checkout) dapat dihitung atau diukur.
Hasil pengukuran ini dapat dianalisa apakah iklan tersebut efektif atau tidak sehingga dapat diketahui Return of Investment (ROI). Setiap brand ingin mengetahui berapa pun dia spending untuk belanja iklan, berapa ROI yang diperoleh. Nah kalau misalnya dia spending 1 Miliar, berapa ROI yang diperoleh? Apakah dengan spending sebanyak itu bisa menaikkan sales mereka? Darimana diperoleh informasi tentang peningkatan sales produk mereka? Dari hasil pengukuran! Dengan adanya pengukuran, maka dapat dipastikan jumlah kenaikan sales yang diperoleh. Inilah salah satu keunggunalan iklan internet (online advertising) dan jika ditunjang oleh online activity, ini dapat menguatkan loyal consumer terhadap brand tertentu.