Wah, harus buat halaman baru untuk sementara, soalnya domain tiredbug.net udah expired trus aku nggak punya duit untuk memperpanjang domainnya hueheuehe :). Pas ada duit lupa mo perpanjang domain…
Anyway, aku udah rasa “free” soale aku udah sarjana. Masih banyak yang harus dipersiapkan dan dihadapi, tapi aku udah santai… Satu beban berat udah lepas aku [...]

more »

Berita Duka

Posted on: January 17, 2008

Seakan tak percaya setelah kelahiran putri kami, ibu dari istri saya (mertua) meninggal dunia. Memang mertua saya ini terkena stroke beberapa bulan yang lalu yang menyebabkan  kelumpuhan parsial dan tidak dapat berbicara. Saya tidak tahu pasti seberapa parah penyakit mertua saya ini karena hanya istri saya yang tahu saat ia pulang kampung.

Kampung kami sangat jauh yaitu di Sulawesi Tenggara tepatnya di kota Baubau, jadi pasca serangan stroke itu, istri saya sempat ke sana untuk menjenguk ibunya. Setelah kelahiran Maryam, putri kami dua hari setelah hari tersebut (sekarang, tanggal 17 Januari), ada SMS dari kakak istri saya mengabarkan bahwa mertua saya sedang dalam keadaan kritis. Saya sampai tidak percaya. Istri saya masih sangat lemah.

Saya bergegas ke kantor dan berdoa supaya tidak terjadi apa-apa. Ternyata pas siangnya, istri SMS lagi bahwa ibunya sudah meninggal dunia. Saya hanya duduk terpaku. Dalam hatiku berkata, ada yang datang (putri saya) dan ada yang pergi (mertua) .

Hari itu sepertinya biasa saja. Mungkin karena kami lagi kecapean pasca kelahiran putri kami. Tapi setelah istri saya diperbolehkan pulang, dia baru tersadar bahwa dia sudah kehilangan ibunya… Dia terisak dan menangisi kepergian ibunya yang tidak bisa disaksikan. Semua keluarga, kabarnya ada di kampung, tinggal dia anak satu-satunya yang tidak pulang ke kampung. Maklum karena habis melahirkan dan jarak dari Jakarta ke Baubau yang cukup jauh, mesti menggunakan pesawat lalu diteruskan lewat jalur laut.

Istri saya bersyukur dan juga berterima kasih kepada saya karena telah memperbolehkan pulang saat ibunya terkena stroke. Seandainya dia tidak pulang waktu itu, maka mungkin kesedihannya bertambah.

Istriku terlihat tegar, kehidupan mesti berlanjut. Segala sesuatu pasti mati kecuali Yang Mahahidup

Comments

  • Agung 8:43 pm on January 25, 2008 | #

    Turut berbela sungkawa..

    “kehidupan mesti berlanjut. Segala sesuatu pasti mati kecuali Yang Mahahidup” simpel dan menginspirasi..

Leave a Comment