Modem wireless yang gue punya hanya cocok jalan di Windows, begitu sih kata penjualnya. Modem ini udah di-inject dengan Fren prabayar. Setelah gue upgrade ke pascabayar, baru enak deh surfing ama keperluan menelepon.
Sayangnya mesti menggunakan Windows OS untuk menggunakan modem ini, gue coba di Linux bisa sih untuk koneksi Internet tinggal setup menggunakan gnome-ppp jalan [...]

more »

Adil dan Zalim, sifat mana yang Anda pilih?

Posted on: October 10, 2005
Tags:

Mungkin Anda merasa adil terhadap hak-hak orang lain tetapi mungkin saja Anda selama ini berbuat zalim dan tidak berbuat adil terhadap orang lain.
Seperti saya misalnya, mungkin selama ini saya merasakan ketidakadilan yang berlangsung sampai sekarang ini. Saya mengatakan tidak adil karena tidak sesuai dengan porsi kerja yang saya lakoni selama ini.

Memang dalam dunia kerja sudah ditentukan tingkat atau status dari jabatan seseorang. Saya juga sadar saya hanya seorang kuli yang bekerja hampir 24 jam dengan gaji yang tidak tetap. Jika dalam sebulan hanya 30 account saja yang terjual maka hanya 300.000 saja yang diterima dalam sebulan. Itu sama saja artinya dengan pendapat rakyat miskin per bulan…

Sedangkan orang lain dengan tenangnya bekerja seenaknya, dengan ongkang-ongkang kaki (mungkin karena jabatannya tinggi) tetap memperoleh hasil tersebut. Sekali lagi saya sadar, saya seorang kuli.

Memang keahlian saya tidak terlalu memadai dan karya serta jasa saya juga kurang memadai sehingga penghargaan/reward yang diberikan kepada saya sangat tidak pantas untuk itu. Karena jasa saya yang kecil itulah dan mungkin juga kesalahan yang sering saya perbuat, saya berniat untuk tidak menikmati fasilitas yang diberikan (karena merasa tidak pantas). Biarlah orang yang paling berjasa saja yang pantas menerima fasilitas tersebut.

Mulai sekarang saya tahu diri, bekerja sesuai dengan waktu dan porsi yang telah ditetapkan. Memajukan perusahaan atau tidak sama saja, toh hasil yang diperoleh disesuaikan dengan jumlah account yang terjual, bukan dari kegigihan bekerja, kedisiplinan, integritas serta loyalitas.

Orang lain dengan mudahnya memperoleh semua itu, yah memang nasib…

Kembali ke persoalan zalim dan ketidakadilan. Pada pengerjaan proyek-proyek pun saya selalu mendapatkan ketidakadilan, baik di dalam perusahaan atau proyek di luar. Pembagiannya sangat tidak adil, saya (pendapat pribadi) hampir mengerjakan semua proyek tersebut namun hitung-hitungnya tetap sama. Enak bener, yang cuma desain atau perbaiki gambar dikit dapet sama dengan saya…
Kalo begini caranya saya jadi web desainer saja ngga usah jadi web programmer. Rata-rata programmer itu dipandang rendah dan dilecehkan… karena kontribusinya biasanya tidak tampak, yang tampak itu adalah tampilan luar alias hasil karya desainer itu sendiri. Padahal roh dari aplikasi itu sendiri sebenarnya dihembuskan oleh programmer. Baik atau berfungsinya suatu aplikasi hanya web programmer yang tahu. Toh akhirnya web programmer juga yang tetap dipandang sebelah mata.

Saya ingin bungkam dan bekerja apa adanya… Dan saya juga ingin pekerjaan yang lebih baik… yang bisa saling menghargai dan memahami dan bisa juga peka terhadap profesi kami ini,,, programmer…

Read also:
  • No related posts

Leave a Comment