Service Sony Ericsson kok mahal?
Barusan ambil servisan Sony Ericsson M600i jadul dari SESC Pondok Indah. Mesti ganti fastport dan update firmware. Biarin hilang semua hasil modding gue selama pakai handphone ini. Seperti tampak baru dan fresh symbiannya (factory default). Kasihan juga, selama ini handphone tersebut di-abuse sedemikian rupa, jadi bahan percobaan
Harga ganti fastportnya 50 ribu, dan servicenya 100 ribu? Mahal amat ya? Kirain sekalian diganti frame tengahnya supaya tampak baru lagi. Nih handphone lumayan kokoh juga dan masih bagus, padahal kalau dipikir sudah hampir 4 tahun dari pertama rilis tahun 2006. Pantas saja fastportnya kendor dan rusak karena sudah sering gonta-ganti di-charge atau pakai handsfree.
Gue sebenarnya SE fan, dari awal sejak masih kuliah pertama beli pakai SE. Cuma masalah fastport ini doang yang selalu mengganjal jika menggunakan handset ini. Selebihnya OK. Gue berharap suatu saat ada handphone SE berkeyboard qwerty dan bersistem operasi Android. X10 sih lumayan OK cuma body dan harganya lumayan “besar”. Ada juga handphone Qwerty Aspen tapi ngga jelas bagus apa ngga, soalnya pakai Windows Mobile (rada alergi sama handphone dengan OS Windows Mobile). Anyway sekarang lebih suka pakai Blackberry, bukan karena lifestyle atau karena ikut-ikutan. Semua kebutuhan bukan “keinginan” terpenuhi dengan handset Blackberry terutama dengan masalah email-emailan. Dulunya pakai email pakai handphone SE M600i ini dengan Blackberry connect tapi kok nanggung ya, baterenya juga cepat banget drop.
Kok jadi curhat mengenai handphone Sony Ericsson ya? Udah ah, daripada tambah ngawur
Pendapat di atas cuma opini pribadi dan tidak dapat dipertanggungajwabkan, your mileage may vary, orang memilih handset sesuai kebutuhannya bukan?
kasihan bener
Iya kecian deh gue, hehehe
udahlah jual aja..hahah
Wah sayang kalo dijual mas, biarpun dijual ngga laku hehehe, jadul banget soalnya